Prinsip dasar pendinginan

Jika anda menempatkan secangkir kopi panas diatas meja dan meninggalkan untuk sementara waktu, panas di kopi itu akan dipindahkan kepada benda-benda disekitar meja tersebut yaitu sendok dan udara sekitarnya.
saat panas kopi dipindahkan atau ditransfer kepada benda dan udara sekitarnya maka suhu panas pada kopi akan segera menghilang.

pada proses prinsip pendinginan juga sama dengan kejadian diatas, proses pendinginan bekerja dengan menghilangkan panas dari suatu benda dan memindahkan panas tersebut kepada benda yang lain dan udara sekitar.


Sistem komponen pendinginan.

ada lima komponen dasar dari suatu sistem pendingin, yaitu :
- compressor.
- kondenser.
- kran expansi atau pipa kapiler.
- evaporator.
- refrigerant atau freon.

agar sistem pendinginan berjalan dengan sukses, kelima komponen tersebut harus ada.

Compressor.

Compressor berfungsi menghisap gas bertekanan rendah dari evaporator, setelah dihisap gas bertekanan rendah dikompresi atau ditekan agar suhu dari gas naik kembali.
jadi fungsi compressor adalah untuk merubah gas bertekanan rendah menjadi gas bertekanan tinggi.

Kondenser.

kondenser berfungsi untuk menampung gas bertekanan tinggi dari buangan pipa tekan compressor.
lalu dengan bantuan sebuah fan motor gas panas atau gas bertekanan tinggi tersebut dihisap dan dibuang keluar.
suhu dari gas tekanan tinggi menentukan suhu dimana kondensasi berawal.
saat panas mengalir dari kondenser ke udara, suhu kondensasi harus lebih tinggi dibandingkan dengan udara tersebut yaitu diantara 12 derajat celcius sampai -1 derajat celcius.
gas tekanan tinggi pada kondenser kemudian didinginkan sampai menjadi gas cair menuju kran ekpansi atau pipa kapiler.

Kran ekspansi.

Dalam sistem pendinginan kran ekspansi terletak diujung liquid line atau sebelum evaporator.
saat cairan tekanan tinggi memasuki kran ekspansi yang datang dari kondenser, kran ekpansi
kemudian mengurangi tekanan dari refrigerant atau freon saat melewati lubang yang terletak dibawah kran expansi.
dengan adanya pengurangan tekanan, suhu refrigerant atau freon menjadi turun ke tingkat bawah udara sekitar.
kemudian tekanan rendah ini didorong masuk kedalam evaporator.

Evaporator.

fungsi dari evaporator adalah membuang panas yang tidak diinginkan dari benda melalui cairan pendingin.
cairan refrigerant yang terkandung dalam evaporator mendidih pada tekanan rendah.
tingkat tekanan ini ditentukan oleh dua faktor, diantaranya sbb :

- tingkat dimana panas yang diserap dari benda ke cairan pendingin di evaporator.
- tingkat dimana gas tekanan rendah akan dihisap dari evaporator ke compressor.

untuk menjalankan transfer panas, suhu cairan pendingin harus lebih rendah daripada suhu benda yang ingin didinginkan.
setelah memindahkan dingin, cairan pendingin dihisap dari evaporator oleh compressor.
ketika meninggalkan koil evaporator cairan pendingin telah berubah menjadi gas tekanan rendah untuk dikompresi kembali oleh compressor.




sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Tinggalkan Komentar, Namun Jangan Spam.

Panduan Service Terbaru

Cari Arsip Service