Kapasitor dalam elektronika

Kapasitor yang merupakan sebutan umum untuk kondensator adalah sebuah komponen pasif elektronik yang dapat menyimpan muatan arus listrik dalam waktu tertentu. Kapasitor memiliki satuan Farad, namun kebanyakan nilai kapasitor yang digunakan secara umum dalam satuan mikro Farad (uF), Nano Farad(nF) atau Pico Farad(pF). Dalam penerapannya pada peralatan elektronik, kapasitor menggunakan satuan internasional yaitu Capasitor dan dalam skema sering ditulis dengan singkatan C.

Kapasitor terdiri dari dua jenis yaitu kapasitor berpolar dan nonpolar, kapasitor berpolar memiliki dua kaki yang terdiri dari kaki negatif dan positif sehingga dalam pemasangannya tidak boleh terbalik, sedangkan kapasitor nonpolar tidak memiliki kutub negatif atau positif dan pemasangannya bebas atau bisa dibolak-balik.

simbol kapasitor nonpolar
Simbol Kapasitor nonpolar

simbol kapasitor polar
Simbol Kapasitor polar
Dalam praktek bidang elektronika, kapasitor memiliki bentuk yang bermacam-macam, namun dalam praktek pada pesawat tv, kapasitor yang sering digunakan ada 3 macam yaitu kapasitor elektrolit, kapasitor keramik, dan kapasitor milar.
Contoh kapasitor elektrolit
Contoh kapasitor elektrolit


contoh kapasitor keramik
Contoh kapasitor keramik
Contoh kapasitor milar
Contoh kapasitor milar
Meskipun kapasitor adalah komponen yang dapat menyimpan muatan arus listrik, akan tetapi dalam rangkaian elektronik khususnya tv, kapasitor memiliki beberapa kegunaan antara lain :

Untuk filter/penyaring tegangan riak atau kerut dalam rangkaian power supply, sehingga tegangan menjadi rata siklusnya.

- Untuk kopling antara rangkaian pada power supply.

- Sebagai filter frekuensi dalam rangkaian antena.

- Untuk mencegah bouncing atau percikan api pada saklar.

- Untuk pembangkit gelombang atau frekwensi pada oscilator.

Dan masih banyak lagi fungsi lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Tinggalkan Komentar, Namun Jangan Spam.

Panduan Service Terbaru

Cari Arsip Service